Jumat, 08 Agustus 2014

Kurikulum 2013

Mungkin bagi pelajar yang sudah menimpa Kurikulum baru ini (seperti saya) akan kesulitan untuk beradaptasi dengannya. Bahkan, sampai ada yang ngoar-ngoar pengen ngehapus Kurikulum ini. Padahal pak Mohammad Nuh kan cuma pengen yang terbaik untuk pendidikan di tanah air ini :O Kalo begitu saya sangat setuju! Sama yang ngoar-ngoar =D

Kalo untuk kami sih, emang sulit bener pakai Kurikulum yang satu ini. Siswa disuruh untuk mencari tau sendiri materi yang akan dipelajari. Disisi lain, guru hanya memberikan beberapa masukan kepada siswa (bisa disebut santai). Selain itu, jam pelajaran juga ditambah, yang tadinya 6jam jadi 8jam, bahkan katanya akan pulang jam 3 masuknya tetep, miris banget kan? Ada lagi nih, nilai rapor tidak lagi berbentuk angka, melainkan a, b+,b,b-,c+,c,c- sampe z sekalian juga nggakpapa pak! Tapi seiring waktu, Insyaallah pelajar di Indonesia bisa terbiasa dengan Kurikulum yang menyulitkan ini. Oke kita perjelas Kurikulum 2013 ini

Kurikulum 2013 atau Pendidikan Berbasis Karakter adalah kurikulum baru yang dicetuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum 2013 merupakan sebuah kurikulum yang mengutamakan pemahaman, skill, dan pendidikan berkarakter, siswa dituntut untuk paham atas materi, aktif dalam berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun disiplin yang tinggi. Kurikulum ini menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang diterapkan sejak 2006 lalu. Dalam Kurikulum 2013 mata pelajaran wajib diikuti oleh seluruh peserta didik di satu satuan pendidikan pada setiap satuan atau jenjang pendidikan.Mata pelajaran pilihan yang diikuti oleh peserta didik dipilih sesuai dengan pilihan mereka.Kedua kelompok mata pelajaran tersebut (wajib dan pilihan) terutama dikembangkan dalam struktur kurikulum pendidikan menengah (SMA dan SMK) sementara itu mengingat usia dan perkembangan psikologis peserta didik usia 7 – 15 tahun maka mata pelajaran pilihan belum diberikan untuk peserta didik SD dan SMP.

Aspek :

PENGETAHUAN 
Pengetahuan dalam kurikulum 2013 sama seperti kurikulum-kurikulum sebelumnya, yaitu penekanan pada tingkat pemahaman siswa dalam pelajaran. Nilai dari aspek pengetahuan bisa didapat dari Ulangan Harian, Ujian Tengah/Akhir Semester, dan Ujian Kenaikan Kelas. Pada kurikulum 2013, Pengetahuan bukan aspek utama seperti pada kurikulum-kurikulum sebelumnya.

KETERAMPILAN 
Keterampilan merupakan aspek baru dalam kurikulum di Indonesia. Keterampilan merupakan penekanan pada skill atau kemampuan. misalnya adalah kemampuan untuk mengemukakan pendapat, berdiksusi/bermusyawarah, membuat laporan, serta berpresentasi. Aspek Keterampilan merupakan salah satu aspek penting karena hanya dengan pengetahuan, siswa tidak dapat menyalurkan pengetahuan tersebut sehingga hanya menjadi teori semata.

SIKAP 
Aspek sikap merupakan aspek tersulit untuk dinilai. Sikap meliputi sopan santun, adab dalam belajar, absensi, sosial, dan agama. K esulitan penilaian dalam aspek ini karena guru tidak setiap saat mengawasi siswa-siswinya. Sehingga penilaian tidak begitu efektif.

MATA PELAJARAN :

Tingkat Sekolah Dasar :

  • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Ilmu Pengetahuan Sosial
  • Seni Budaya dan Pra karya (Termasuk Muatan lokal)
  • Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Termasuk Muatan lokal)
  • Bahasa Daerah (Sesuai dengan kebijakan sekolah masing-masing)
Semua mata pelajaran di Sekolah Dasar disajikan secara terpadu integratif.

Sekolah Tingkat Menengah Pertama :


  1. Kelompok A (Wajib)
  • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Ilmu Pengetahuan Sosial
  • Bahasa Inggris
  • Fisika
    2.   Kelompok B (Wajib)
  • Seni Budaya (Rupa/Musik/Tari/Teater)
  • Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
  • Prakarya dan Kewirausahaan (Rekayasa/Kerajinan/Budidaya/Pengolahan)
  • Bahasa Daerah (Sesuai dengan kebijakan sekolah masing-masing)
Sekolah Tingkat Menengah Atas
  1. Kelompok A (Wajib)
  • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Ilmu Pengetahuan Sosial
  • Bahasa Inggris
  • Fisika
    2.   Kelompok B (Wajib)
  • Seni Budaya (Rupa/Musik/Tari/Teater)
  • Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
  • Prakarya dan Kewirausahaan (Rekayasa/Kerajinan/Budidaya/Pengolahan)
  • Bahasa Daerah (Sesuai dengan kebijakan sekolah masing-masing)
    3.   Kelompok C (Peminatan)
Ilmu AlamIlmu SosialIlmu Bahasa
Matematika PeminatanSejarah PeminatanBahasa Indonesia Peminatan
FisikaGeografiBahasa Inggris Peminatan
BiologiEkonomiBahasa Asing
KimiaSosiologiAntropologi
Lintas Minat/Pendalaman Minat
Lintas Minat/Pendalaman Minat
Laporan Belajar
Laporan Belajar atau Rapor pada Kurikulum 2013 ditulis berdasarkan Interval serta dihapuskannya sistem ranking. Hal ini dilakukan untuk meredam persaingan antar siswa. Penilaian pada Rapor kurikulum 2013 dibagi kedalam 3 kolom yaitu Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap. Setiap kolom nilai (Pengetahuan dan Keterampilan) dibagi lagi menjadi 2 kolom yaitu kolom angka dan kolom huruf, setiap kolom diisi menggunakan nilai interval.


Yeeaahhh....... selesaiii :D
Semoga para pembaca yang nggak suka sama kurikulum ini (termasuk saya) akan bisa lebih baik nilainya, keterampilannya, sikapnya, mukanya juga :p
Yadah babaiii 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan komen dengan sesopan-sopannya, ini bukan kebun binatang! Jadi, bicaralah yang biasa dibicarakan oleh manusia. Sekiranya ada post yang kurang berkenan, silahkan kritik dengan sebijak-bijaknya!

Fitur dan Spesifikasi ASUS ZenBook UX410UQ

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi pun terus berkembang. Salah satu teknologi yang berkembang dengan pesat yaitu teknologi i...